
Dzikir Pagi: Langkah Awal Membangun Generasi Berakhlak Mulia di MIM 1 PK Sukoharjo
Kegiatan dzikir pagi di MIM 1 PK Sukoharjo menjadi sebuah tradisi yang terus dijaga untuk menanamkan spiritualitas dan akhlak mulia dalam diri siswa sejak usia dini. Setiap pagi, sebelum proses belajar dimulai, seluruh siswa berkumpul bersama di ruang yang telah disiapkan, duduk rapi di atas hamparan karpet, sambil menanti arahan dari para guru pembimbing. Suasana yang tercipta selalu tenang, tertib, dan penuh kekhusyukan, seolah menjadi penanda bahwa hari itu akan dimulai dengan niat yang baik.
Dalam kegiatan ini, para siswa melafalkan dzikir, doa-doa harian, serta ayat-ayat pendek dari Al-Qur’an secara bersama-sama. Guru pembina memimpin bacaan dengan perlahan agar seluruh siswa dapat mengikuti dengan benar. Pembiasaan ini dilakukan secara rutin setiap pagi, sehingga bukan hanya menjadi aktivitas seremonial semata, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter yang berlangsung secara konsisten.
Kehadiran kegiatan dzikir pagi juga memiliki tujuan yang sangat jelas, yaitu mempersiapkan mental dan hati siswa agar lebih siap menghadapi pelajaran sepanjang hari. Dengan memulai pagi melalui lantunan doa dan dzikir, jiwa anak-anak dibiasakan untuk lebih tenang, pikiran menjadi lebih terarah, dan mereka belajar untuk menanamkan nilai keikhlasan dalam setiap tindakan. Dalam jangka panjang, pembiasaan seperti ini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki keteguhan iman dan akhlak yang kuat.
Para guru turut hadir untuk mengawasi dan membimbing jalannya kegiatan. Mereka memastikan bahwa setiap siswa mengikuti dengan penuh kesungguhan. Sesekali, setelah dzikir selesai, guru memberikan nasihat singkat atau motivasi agar siswa memahami bahwa kegiatan ini bukan hanya sebuah rutinitas, tetapi juga bekal penting untuk kehidupan mereka kelak.
Tradisi dzikir pagi di MIM 1 PK Sukoharjo telah menjadi bagian dari identitas sekolah. Lingkungan yang penuh nilai moral dan kedekatan spiritual ini menjadikan sekolah lebih dari sekadar tempat belajar akademik, tetapi juga tempat tumbuhnya karakter mulia. Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, sekolah berharap dapat membentuk generasi yang berakhlak, disiplin, dan selalu mengingat Allah dalam setiap langkah yang mereka jalani.






0 Comments