
Pembelajaran matematika di sekolah dasar tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep, tetapi juga pada pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan, sebagaimana yang dilaksanakan di MIM 1 PK Sukoharjo melalui tema mengenal bangun datar dan ciri-cirinya. Kegiatan pembelajaran ini dilaksanakan di kelas 4 ICP dengan wali kelas Ibu Retnasih Dwi Utami, S.Pd pada hari Kamis, 15 Januari 2025.
Materi bangun datar dikenalkan sejak dini agar peserta didik mampu memahami berbagai bentuk seperti persegi, persegi panjang, segitiga, dan lingkaran beserta sifat-sifat yang membedakannya sebagai dasar untuk mempelajari konsep matematika yang lebih lanjut dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses pembelajaran, guru tidak hanya menyampaikan materi secara teori, tetapi juga mengajak anak-anak untuk terlibat langsung dalam kegiatan praktik dengan membuat berbagai bangun datar sesuai ukuran yang telah ditentukan. Anak-anak menggunakan alat ukur sederhana seperti penggaris, pensil, dan gunting sehingga mereka dapat belajar mengukur, menggambar, dan menggunting dengan tepat dan benar.
Kegiatan ini bertujuan untuk melatih ketelitian, kesabaran, serta kemampuan mengikuti instruksi, sekaligus mengembangkan keterampilan psikomotorik peserta didik, khususnya koordinasi antara mata dan tangan. Melalui proses mengukur panjang sisi, menggambar garis sesuai ukuran, hingga menggunting mengikuti pola, anak-anak dibiasakan bekerja secara rapi, teliti, dan bertanggung jawab terhadap hasil karyanya.
Pembelajaran bangun datar melalui metode praktik ini memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna karena anak-anak menjadi lebih aktif, antusias, dan mudah memahami materi. Dengan menggabungkan pemahaman teori dan kegiatan praktik secara seimbang, diharapkan peserta didik tidak hanya mengenal bangun datar secara konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta tumbuh menjadi anak yang terampil, kreatif, dan percaya diri.






0 Comments