Pemanfaatan Kertas Bekas sebagai Buku Tulis Mini untuk Merangkum di MIM 1 PK Sukoharjo

January 21, 2026

Pemanfaatan kertas dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah masih tergolong tinggi. Di MIM 1 PK Sukoharjo, berbagai aktivitas pembelajaran seperti penugasan, ulangan, dan fotokopi materi sering menghasilkan kertas bekas yang masih memiliki sisi kosong. Apabila tidak dimanfaatkan dengan baik, kertas tersebut akan menjadi limbah. Oleh karena itu, diperlukan upaya kreatif dan edukatif untuk memanfaatkan kertas bekas, salah satunya dengan mengolahnya menjadi buku tulis mini yang dapat digunakan untuk merangkum materi pelajaran.

Cara membuat buklet/kertas mini

  1. Lipat Kertas Menjadi 2 Bagian

Dari satu lembar yang sudah ada tulisannya kita lipat jadi dua bagian yang sama, silahkan sesuaikan posisi ujung sudut   dengan ujung sudut supaya dua bagiannya seimbang.

  1. Lipat Kertas Menjadi 4 Bagian

Kertas yang sudah dilipat menjadi 2 bagian kita lipat keluar disamakan dengan ujung luar kemudian kita pertegas lipatannya kemudian kita balik dan kita lipat dengan lipatan yang sama seperti yang satunya tadi.

  1. Lipat Kertas ke Atas dalam posisi 4 bagian terlipat

Dalam posisi kertas terlipat 4 bagian, silahkan lipat ke atas untuk menjadi dua bagian yang sama kita pertegas lipatannya.

  1. Potong Garis Tengah Lipatannya

Silahkan buka kertasnya dan kita potong bagian tengah sesuai dengan garis yang sudah ada sampai titik ini. Kita potong sampai tengah

  1. Lipat Kertas kebagian Atas

Setelah dipotong kita lipatkan keatas akan membentuk empat lembar, kemudian kita lipat bebas nanti akan ada lembar kesatu, kedua, ketiga, dan keempat. Lembar pertama dan terakhir nanti akan jadi covernya.

Pemanfaatan buku tulis mini di MIM 1 PK Sukoharjo sangat membantu siswa dalam kegiatan merangkum pelajaran. Pada hari ini, 21 Januari 2026, siswa-siswa kelas 6 dengan arahan wali kelas, Ibu Ari Santi Puji Astuti, S.Pd membuat buklet tersebut untuk merangkum materi Pancasila. Dengan ukuran buku yang kecil ini dapat mendorong siswa untuk menuliskan inti-inti materi secara singkat dan jelas. Hal ini sejalan dengan tujuan pembelajaran, yaitu melatih siswa untuk memahami, menyaring, dan menyusun kembali informasi penting dari materi yang telah dipelajari. Dengan demikian, kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep siswa dapat meningkat.

Selain bermanfaat bagi proses pembelajaran, penggunaan kertas bekas sebagai buku tulis mini juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekolah, apalagi MIM 1 PK Sukoharjo sudah dinobatkan sebagai adiwiyata mandiri. Program ini dapat mengurangi jumlah sampah kertas serta menumbuhkan budaya hemat dan ramah lingkungan di lingkungan MIM 1 PK Sukoharjo. Di samping itu, penggunaan kertas bekas juga dapat menghemat biaya pengadaan alat tulis, sehingga lebih efisien dan ekonomis.

Melalui pemanfaatan kertas bekas sebagai buku tulis mini, MIM 1 PK Sukoharjo tidak hanya menerapkan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, tetapi juga berperan aktif dalam pendidikan karakter dan pelestarian lingkungan. Kegiatan sederhana ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif yang terus dikembangkan, sehingga siswa terbiasa belajar secara efektif sekaligus peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

  

You may also like …

KERJA BAKTI SEBAGAI SALAH SATU WUJUD KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN

KERJA BAKTI SEBAGAI SALAH SATU WUJUD KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN

Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan tampak membara di MIM 1 Program Khusus Sukoharjo pada Jumat, 31 Oktober 2025. Seluruh siswa, guru, dan karyawan bahu-membahu melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Aksi bersih-bersih...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *