Senin, 13 Juli 2026 tepatnya saat awal masuk Tahun Ajaran baru 2026/2027, murid kelas 6 ICP MI Muhammadiyah 1 Program Khusus Sukoharjo belajar tentang makanan sehat bergizi dan makanan tidak sehat. Hal ini merupakan menguatan dari pendidikan 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat, yaitu salah satunya adalah makan makanan sehat dan bergizi.
Mengajarkan literasi makanan sehat dan bergizi kepada anak sekolah dasar membutuhkan kreativitas pedagogis yang mampu mengubah konsep kesehatan yang abstrak menjadi aktivitas yang menyenangkan. Pendidikan tentang makanan sehat dan bergizi di tingkat dasar tidak boleh terjebak pada metode ceramah satu arah yang hanya membuat anak menghafal nama-nama makanan atau minuman tanpa memahaminya. Sebaliknya, guru harus menggunakan pendekatan bermain (gamifikasi) untuk menanamkan pemahaman tentang cara memilih makanan yang baik bagi tubuh mereka. Misalnya, guru dapat menggunakan permainan “Lampu Lalu Lintas Makanan” di mana makanan sehat diberi label hijau, dan makanan tidak sehat label merah. Dengan cara ini, siswa belajar membuat keputusan cepat namun tepat saat berhadapan dengan berbagai pilihan jajanan di dunia nyata. Literasi makanan sehat dan bergizi yang diberikan secara seru akan membekas lebih lama dalam ingatan anak dibandingkan sekadar membaca buku teks.
Pada kegiatan ini, guru menjelaskan kepada siswa apa itu makanan sehat dan bergizi, ciri-cirinya, sedangkan makanan tidak sehat dan ciri-cirinya. Guru membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang mana siswa harus memiliah dengan menggunting makanan sehat dan tidak sehat, kemudian di tempel pada kertas yang sudah di sediakan guru.
Adapun alat dan baha yang digunakan, antara lain :
- Kertas kerja
- Gunting
- Lem
Murid-murid sangat antusias dalam mengerjakan. Semoga kedepannya anak-anak dapat memilih dan memilah makanan atau minuman yang harus dikonsumsi supaya selalu sehat. karena investasi kebahagiaan dan kesehatan bagi setiap anak Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.







0 Comments