
Pada hari Jumat, 13 Maret 2026, suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti Pendopo Kabupaten Sukoharjo dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an. Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Di antara para tamu yang hadir, tampak dua guru dari MIM 1 PK Sukoharjo, yaitu Diyah Kusmiyati, S.S dan Nur Aisiyah, S.Pd.I, yang turut serta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Sejak sore hari, pendopo telah dipenuhi oleh jamaah yang datang dari berbagai wilayah. Mereka mengenakan pakaian muslim yang rapi dan sopan, mencerminkan suasana sakral dari peringatan turunnya Al-Qur’an. Diyah Kusmiyati dan Nur Aisiyah hadir lebih awal untuk memastikan dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khusyuk. Keduanya tampak berbaur dengan peserta lain, menunjukkan semangat kebersamaan dalam meneladani nilai-nilai Islam.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan merdu oleh qari setempat. Lantunan ayat tersebut menambah suasana haru dan mendalam, membuat para hadirin semakin merasakan makna dari peristiwa Nuzulul Qur’an. Diyah Kusmiyati terlihat menyimak dengan penuh perhatian, sementara Nur Aisiyah sesekali menganggukkan kepala, seolah menghayati setiap makna yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut.
Selanjutnya, acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh seorang ulama terkemuka. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, tidak hanya dibaca tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut sangat relevan bagi para pendidik seperti Diyah Kusmiyati dan Nur Aisiyah, yang memiliki peran besar dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para siswa.
Keduanya merasa bahwa kehadiran mereka dalam acara ini bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik. Mereka menyadari bahwa guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam berakhlak dan beribadah.
Di sela-sela acara, Diyah Kusmiyati dan Nur Aisiyah juga memanfaatkan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan rekan-rekan dari sekolah lain. Percakapan hangat yang terjalin menambah nilai kebersamaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Mereka saling berbagi pengalaman dalam mengajar serta berdiskusi mengenai metode pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada siswa.
Menjelang akhir acara, doa bersama dipanjatkan dengan penuh harap agar umat Islam senantiasa diberikan kekuatan untuk mengamalkan ajaran Al-Qur’an. Suasana menjadi semakin khusyuk ketika seluruh hadirin menundukkan kepala, memohon keberkahan dan petunjuk dari Allah SWT.
Bagi Diyah Kusmiyati, S.S dan Nur Aisiyah, S.Pd.I, keikutsertaan dalam peringatan Nuzulul Qur’an ini memberikan pengalaman spiritual yang mendalam. Mereka pulang dengan semangat baru untuk terus menginspirasi para siswa agar lebih mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.






0 Comments