SURAKARTA – Forum Guru Muhammadiyah se-Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Silaturahmi Guru Muhammadiyah yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), hari ini, Sabtu, 7 November 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan semangat kebersamaan dan profesionalisme guru Muhammadiyah dalam memajukan dunia pendidikan. Pada kesempatan ini kami guru beserta karyawan MI Muhammadiyah 1 Program Khusus Sukoharjo turun menyemarakkan dan mengikuti kegiatan tersebut. Perjalanan dari madrasah menuju Edutorium Universitas Muhamamdiyah Surakarta (UMS) memerlukan waktu sekitar 45 menit, dengan menggunakan 1 mobil Hiace dan1 mobil kijang.
Kegiatan silaturahmi ini diikuti oleh kurang lebih 1.200 peserta dari berbagai daerah di provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diisi dengan berbagai materi inspiratif yang disampaikan oleh sejumlah narasumber. Kegatan di awali dengan pembukaan oleh master of ceremony, kemudian di lanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya dan Mars FGM. Kemudian dilanjutkan sambutan oleh Bapak Sutomo, M.Ag selaku Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM), dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa silaturahmi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Muhammadiyah sehingga guru Muhammadiyah menjadi guru yang berkemajuan. Kemudian dilanjutkan sambutan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum, beliau menekankan pentingnya membangun lima daya sebagai fondasi untuk melahirkan guru yang hebat dan berkemajuan. Kelima daya tersebut meliputi daya panggil, daya juang, daya saing, daya inovasi tiada henti, dan daya beli.
Beliau juga menyoroti pentingnya daya inovasi tiada henti, terutama di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin memengaruhi dunia pendidikan. Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas dan kualifikasi akademik guru Muhammadiyah, Harun juga menawarkan kesempatan melanjutkan pendidikan magister (S2) dan doktor (S3) di UMS.
Selanjutnya, Ketua FGM Jawa Tengah sekaligus Ketua Panitia, Bambang Kusmiyanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh UMS sebagai tuan rumah. UMS menyokong penyediaan fasilitas gedung hingga perlengkapan acara yang diestimasikan mencapai Rp140 juta untuk mendukung kelancaran konsolidasi ini.
Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, Ph.D., menyoroti peran strategis FGM dalam penyusunan kurikulum nasional Muhammadiyah.
Melalui pemaparan materi-materi tersebut, para peserta mendapatkan wawasan, motivasi, serta penguatan peran guru Muhammadiyah dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di era modern. Selain menjadi ajang berbagi ilmu dan pengalaman, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Setelah rangkaian kegiatan silaturahmi ini, kami rombongan dari MI Muhammadiyah 1 Program Khusus Sukoharjo melanjutkan acara selanjutnya yaitu Rapat Koordinasi (Rakor) Guru dan Karyawan MI Muhammadiyah 1 Program Khusus Sukoharjo bertempat di Balekambang Resto. Kegiatan ini menjadi wadah untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta membahas berbagai program dan langkah strategis ke depan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Ibu Diyah Kusmiyati, S.S.
Suasana kegiatan semakin berkesan dengan dilaksanakannya tadabbur alam di Taman Balekambang, Surakarta. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan yang padat, para guru MI Muhammadiyah 1 Program Khusus Sukoharjo diajak menikmati suasana alam yang asri dan sejuk. Tadabbur alam ini menjadi momen untuk sejenak merefleksikan kebesaran Allah Swt. melalui keindahan ciptaan-Nya, sekaligus menyegarkan pikiran dan memperkuat rasa syukur.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan semangat baru bagi para guru MI Muhammadiyah 1 Program Khusus Sukoharjo dalam menjalankan amanah pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru MI Muhammadiyah 1 Program Khusus Sukoharjo semakin solid, saling menginspirasi, dan terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta berkemajuan. Karena sejatinya, guru bukan hanya bertugas menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi teladan dan penggerak perubahan bagi masa depan bangsa.







0 Comments