
Sukoharjo – Semangat untuk mengembangkan potensi akademik kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi MIM 1 Program Khusus Sukoharjo melalui keikutsertaan dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) pada hari Rabu, 9 September 2026. Sebanyak enam siswa berkesempatan mewakili madrasah dalam dua bidang kompetisi, yakni Matematika terintegrasi dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Terintegasi (IPAS).
Pada bidang Matematika, MIM 1 PK Sukoharjo mengirimkan tiga peserta, yaitu M. Arya Satrio Pamungkas kelas 6 T, Arman Fakhri Akbar kelas 6 ICP, dan Agam Arkhan Faiza kelas 6 T. Ketiganya berusaha menunjukkan kemampuan terbaik dalam menghadapi soal-soal olimpiade yang menuntut ketelitian, penalaran, logika, serta kemampuan memecahkan masalah.
Sementara itu, pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), madrasah diwakili oleh Ananda Ata Hisyam Nur Wahyudi kelas 6 T, Gracella Oktavania Sutriono kelas 6 ICP, dan Rizki Irfan Irshadi kelas 5 ICP. Para peserta berupaya mengerahkan kemampuan dan pengetahuan yang telah dipelajari selama proses pembelajaran maupun persiapan menghadapi kompetisi.
Sebelum menghadapi OMI pada hari H di MIN 2 Sukoharjo, siswa mengikuti simulasi di madrasah. Meskipun simulasi harus dikerjakan sesuai jadwal yang tertera di kartu peserta, yakni hari Minggu 6 September 2026, pukul 10.00 dan 15.30 mereka datang dan mengerjakan dengan penuh tanggung jawab.
Walaupun keenam siswa tersebut belum berhasil lolos ke tahap berikutnya, keikutsertaan dalam OMI tetap menjadi pengalaman yang sangat berarti. Ajang ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan akademik, tetapi juga melatih mental berkompetisi, membangun rasa percaya diri, meningkatkan ketekunan, serta mengajarkan arti penting dari sebuah proses perjuangan.

Mengikuti olimpiade bukanlah perkara mudah. Para peserta perlu mempersiapkan diri, berlatih menghadapi berbagai tipe soal, mengasah kecepatan berpikir, dan berani menghadapi tantangan dari peserta lain. Oleh karena itu, keberanian Rio, Alwi, Agam, Hisyam, Grasella, dan Rizki untuk tampil dalam ajang OMI patut mendapatkan apresiasi.
Hasil yang diperoleh pada kesempatan ini hendaknya tidak menjadi alasan untuk berhenti melangkah. Justru, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus belajar, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan diri dengan lebih baik pada kompetisi-kompetisi berikutnya.
Bagi MIM 1 PK Sukoharjo, keikutsertaan siswa dalam ajang OMI merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan akademiknya. Setiap pengalaman berkompetisi menjadi proses pembelajaran yang berharga dalam membentuk pribadi yang tangguh, tekun, dan pantang menyerah.
Madrasah menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Rio, Alwi, Agam, Hisyam, Grasella, dan Rizki yang telah berusaha membawa nama baik MIM 1 PK Sukoharjo. Terima kasih atas semangat, keberanian, dan kerja keras yang telah ditunjukkan.
Belum berhasil lolos hari ini bukanlah akhir dari perjalanan. Setiap langkah, latihan, dan pengalaman adalah bekal menuju pencapaian yang lebih baik di masa mendatang. Terus semangat, terus belajar, dan terus berprestasi bersama MIM 1 PK Sukoharjo!






0 Comments