Inovasi Guru Pengganti Hadirkan Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab yang Menyenangkan melalui Nada

September 19, 2026

Sukoharjo — Keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. Hal tersebut ditunjukkan oleh salah satu guru MIM 1 PK Sukoharjo yang mendapat amanah untuk menggantikan pr guru yang sedang menjalani cuti mengajar di kelas 2 dan 3.

Dalam kesempatan tersebut, guru menghadirkan inovasi sederhana dalam pembelajaran Bahasa Arab, khususnya pada materi kosakata atau mufradat. Agar peserta didik lebih mudah mengingat dan mengucapkan kosakata Bahasa Arab, pembelajaran dikemas menggunakan nada atau irama yang familiar bagi anak-anak.

Metode ini dipilih karena peserta didik kelas 2 dan 3 masih berada pada jenjang kelas bawah yang membutuhkan pembelajaran konkret, menyenangkan, dan melibatkan aktivitas yang dekat dengan keseharian mereka. Kosakata yang pada awalnya terasa sulit dihafalkan kemudian disusun menjadi rangkaian kata yang dilafalkan mengikuti nada tertentu.

Ide pembelajaran tersebut dikembangkan melalui konsep ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) dengan memanfaatkan berbagai referensi pembelajaran kreatif yang ditemukan di media sosial, salah satunya TikTok. Guru terlebih dahulu mengamati berbagai bentuk penyajian kosakata menggunakan nada, kemudian mengambil inspirasi dari pola yang sesuai, dan selanjutnya memodifikasinya agar relevan dengan materi Bahasa Arab, karakteristik peserta didik, serta kondisi pembelajaran di kelas.Guru mengaplikasikan pada kelas 2 di bab Nama buah, dan warna. Di Kelas 3 pada nama-nama mata pelajaran.

Dengan cara tersebut, peserta didik tidak hanya diminta untuk menghafalkan kosakata secara berulang-ulang. Mereka diajak untuk mendengarkan, mengikuti nada, mengucapkan kosakata bersama-sama, kemudian mengulanginya secara mandiri. Suasana pembelajaran pun menjadi lebih hidup karena peserta didik dapat belajar sambil bernyanyi dan mengingat kosakata melalui irama.

Penggunaan nada juga membantu menciptakan suasana belajar yang lebih santai. Peserta didik terlihat lebih antusias ketika mengulang kosakata karena kegiatan menghafal tidak lagi terasa monoton. Kosakata yang dipelajari diharapkan dapat lebih mudah tersimpan dalam ingatan karena dipadukan dengan pola irama yang sederhana dan berulang.

Inovasi tersebut menjadi salah satu contoh bahwa kreativitas guru dapat muncul dari berbagai sumber. Media sosial tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi untuk menemukan ide-ide pembelajaran yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.

Melalui kreativitas dan kemauan untuk terus belajar, guru pengganti pun dapat menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna meskipun hanya dalam waktu sementara. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang menarik tidak selalu membutuhkan media yang mahal. Ide sederhana, kreativitas, dan kemampuan guru dalam memodifikasi sumber belajar dapat menjadi kunci terciptanya pembelajaran yang menyenangkan.

Semoga inovasi pembelajaran Bahasa Arab melalui nada ini dapat terus dikembangkan sehingga peserta didik semakin mencintai Bahasa Arab, memiliki perbendaharaan mufradat yang semakin banyak, serta mampu menggunakannya dalam komunikasi sederhana sehari-hari.

MIM 1 PK Sukoharjo
Beradab, Berilmu, Mendunia!
To be civilized, knowledgeable, and recognized globally!
مؤدب، متعلم، عالمي!

You may also like …

Melatih Kesabaran melalui Seni Makrame

Melatih Kesabaran melalui Seni Makrame

Sukoharjo, 21 Agustus 2026 – Siswa kelas 6 MIM 1 PK Sukoharjo kembali menunjukkan kreativitasnya melalui kegiatan praktik membuat gantungan kunci dari tali makrame. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran seni dan keterampilan yang memberikan kesempatan...

Optimalisasi Evaluasi Pembelajaran Bilingual Melalui Ulangan Kelas ICP

Optimalisasi Evaluasi Pembelajaran Bilingual Melalui Ulangan Kelas ICP

Sukoharjo – Penilaian rutin International Class Program (ICP) kelas 6 ICP Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 1 Program Khusus Sukoharjo dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan ini di ikuti oleh 20 siswa pada kelas tsersebut. Apapun materi yang di ujikan...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *