Salah Satu Guru MIM 1 PK Sukoharjo Sukses Tuntaskan PPG Batch 4, Hadiri Orasi Ilmiah Menteri Kependudukan

Sukoharjo, 20 Juni 2026 – Kabar mengembirakan datang dari keluarga besar MIM 1 PK Sukoharjo. Salah satu guru, Ari Santi Puji Astuti, telah mengikuti dan menyelesaikan rangkaian Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 4 yang ditandai dengan prosesi pengukuhan di di Gedung Auditorium Student Center Prof. Dr. H. Achmadi, Kampus 3 UIN Salatiga pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Pengukuhan tersebut merupakan puncak dari proses Pendidikan Profesi Guru yang telah ditempuh oleh para peserta sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Melalui program ini, guru dibekali berbagai pengetahuan, keterampilan, serta penguatan karakter profesional yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Selain mengikuti prosesi pengukuhan yang diikuti oleh 3.167 peserta, Ari Santi Puji Astuti, S.Pd.Gr juga berkesempatan mengikuti orasi ilmiah yang disampaikan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia. Menteri Dr. Wihaji, S.Ag M.Ag didampingi Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat, Wahyuniati, S.IP., MPH, serta Staf Khusus Kemendukbangga atau BKKBN, Drh. Triyaka Lisdiyanta, M.Si. Turut hadir dalam rombongan pendamping, Plt. Direktur Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan, Dr. Yuni Hastutiningsih, SKM, M.Kes., dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Ir. Rusman Efendi, M.M.

Wihaji, yang merupakan alumni UIN Salatiga, menegaskan bahwa lembaga pendidikan dan keluarga harus berjalan bersama dalam membangun generasi masa depan.

“Keluarga dan sekolah adalah dua sisi dari satu koin yang sama. Bangsa ini tidak akan pernah bisa mewujudkan Indonesia Emas 2045 jika kedua pilar tersebut berjalan sendiri-sendiri,” ujar Wihaji.

Menurutnya, tantangan guru saat ini semakin kompleks. Guru kini berhadapan dengan target kurikulum serta berbagai persoalan sosial dan digital yang berdampak langsung pada mentalitas anak.

Wihaji menilai, kehadiran guru profesional tetap tidak tergantikan di tengah perkembangan teknologi. Menurutnya, anak-anak dapat mengakses pengetahuan melalui kecerdasan buatan atau mesin pencari, sedangkan pendidikan nilai tetap membutuhkan kehadiran guru.

Dalam orasi tersebut disampaikan berbagai gagasan strategis mengenai pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, pentingnya pendidikan karakter, serta peran sentral guru dalam menyiapkan generasi emas Indonesia di masa depan.

Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena memberikan wawasan baru mengenai tantangan dan peluang dunia pendidikan yang semakin dinamis. Melalui orasi ilmiah tersebut, para guru diajak untuk terus berinovasi dalam pembelajaran serta berkontribusi aktif dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh pendidik di MIM 1 PK Sukoharjo untuk senantiasa belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan serta terwujudnya generasi yang unggul, berkarakter Islami, dan berprestasi.

 

You may also like …

GURU MIM 1 PK SUKOHARJO IKUTI DIKLAT PERPAJAKAN

GURU MIM 1 PK SUKOHARJO IKUTI DIKLAT PERPAJAKAN

  Selasa, 30 September 2025, Kepala Madrasah Diyah Kusmiyati, S.S dan salah stau guru Wati Dwi Kasanah, S.Pd menghadiri undangan pelatihan Diklat Perpajakan yang di selengarakan oleh Lembaga Pelatihan dan Pengkaji Pajak (LP3) Jakarta. Kegiatan ini bertempat di Fave...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *